Pengaruh Pijat Aromaterapi Lavender Terhadap Durasi Tidur Bayi 0-6 Bulan
Marice, Intanwati, Susanna
https://doi.org/10.56014/jphi.v12i3.441
Kata Kunci
Aromatherapy Massage, Lavender, Sleep Pijat Bayi, Aromaterapi, Lavender, Durasi TidurAbstrak
Masa bayi merupakan periode emas dalam tumbuh kembang anak, terutama pada usia 0–6 bulan yang merupakan masa kritis perkembangan sistem saraf pusat. Tidur yang cukup sangat penting untuk mendukung pertumbuhan bayi. Namun, data WHO (2018) menunjukkan bahwa 33% bayi mengalami gangguan tidur, dan di Indonesia angkanya mencapai 44,2%. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dinilai efektif untuk meningkatkan kualitas tidur adalah pijat bayi, terutama jika dikombinasikan dengan aromaterapi lavender yang bersifat sedatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi menggunakan minyak aromaterapi lavender terhadap durasi tidur bayi usia 0–6 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimen One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 18 bayi yang dipilih secara purposive sampling dari total populasi 102 bayi di Puskesmas Pal Lima. Intervensi berupa pijat bayi menggunakan minyak lavender dilakukan setiap pagi selama 15 menit selama 2 minggu. Durasi tidur diukur sebelum dan sesudah intervensi. Terdapat peningkatan rata-rata durasi tidur dari 11,28 jam menjadi 13,00 jam per hari. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,00024 (< 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Pijat bayi dengan aromaterapi lavender secara signifikan meningkatkan durasi tidur bayi. Intervensi ini dapat menjadi alternatif nonfarmakologis yang aman untuk meningkatkan kualitas tidur bayi secara holistik.




