Hubungan Motivasi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat Klien TB Paru Dewasa di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur Tahun 2019
Suci Hartatik, Evi Vestabilivy
https://doi.org/10.56014/jphi.v6i22.270
Kata Kunci
Motivation, Family Support, Tuberculosis TB Compliance Dukungan Keluarga, Kepatuhan, TuberkulosisAbstrak
Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global utama. Menurut WHO tahun 2013, ada sekitar 8,6 juta orang jatuh sakit dengan TB paru dan 1,3 juta meninggal akibat TB Paru. WHO menetapkan 22 negara di dunia sebagai negara dengan masalah penyakit TB yang tinggi (high burden countries), yaitu negara-negara yang mencakup 63% dari populasi dunia, sekitar 80% dari perkiraan jumlah kasus TB baru yang terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat klien TB Paru dewasa di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional (potong lintang). Populasi pada penelitian ini ialah seluruh klien TB paru usia produktif (15 s.d. 59 tahun) yang sudah menjalani pengobatan ≥ 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang paling dominan adalah variabel dukungan keluarga dengan p-value 0.000, OR 15,930, CI 95% (5,285-48,017), yang artinya bahwa dukungan keluarga baik memiliki peluang 15,930 kali untuk patuh minum obat pada penderita TB Paru dibandingkan dengan dukungan keluarga kurang baik, dan variabel konfonding adalah variabel jenis kelamin dengan p-value 0,175, OR 1,838 CI 95%(0,762-4,431) yang artinya bahwa jenis kelamin tidak berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru.





