Hubungan Peran Pengawas Minum Obat (PMO) dan Motivasi dengan Kepatuhan Minum Obat Tuberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Rawat Jalan di Puskesmas Tarumajaya
Rina Veronica, Fitriah Kurniasih
https://doi.org/10.56014/jphi.v11i41.392
Kata Kunci
Medication Adherence Motivation Role of the Medication Monitor Pulmonary Tuberculosis Kepatuhan Minum Obat Motivasi Peran Pengawas Minum Obat (PMO) Tuberkulosis ParuAbstrak
Tuberkulosis (TB) adalah sebuah penyakit yang dipicu oleh kuman yang bernama Mycrobacterium Tuberculosis, terjadi ketika daya tahan tubuh menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran Pengawas Minum Obat (PMO) dan motivasi dengan kepatuhan minum obat tuberkulosis pada pasien tuberkulosis rawat jalan di Puskesmas Tarumajaya Bekasi tahun 2021. Penelitian ini dilakukan selama bulan Mei - Agustus 2021. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dari seluruh pasien TB di puskesmas Tarumajaya Bekasi dan diuji menggunakan SPSS versi 25. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivarriat menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat hubungan antara peran Pengawas Minum Obat (PMO) dan motivasi dengan kepatuhan minum obat tuberkulosis pada pasien tuberkulosis rawat jalan di Puskesmas Tarumajaya Bekasi tahun 2021. Hasil penelitian dengan uji statistik pearson chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara peran PMO dengan kepatuhan minum obat TB dengan nilai p=0,011 dan ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kepatuhan minum obat TB dengan nilai p=0,000. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahawa peran PMO dan motivasi dapat mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien TB di Puskesmas Tarumajaya Bekasi. Saran diharapkan pasien TB dapat melakukan perilaku kesehatan sejak dini dengan cara selalu menjaga kebersihan diri, lingkungan tempat tinggal dan selalu melakukan pengecekan kesehatan yang dilakukan secara rutin dipuskesmas atau instansi kesehatan lain.





