Asuhan Keperawatan pada Klien Ny. D dan Ny. S yang Mengalami Ketidakefektifan Pemberian ASI dengan Post SC atas Indikasi Preeklampsia
Alvina, Ahmad Farid Umar, Herlina
https://doi.org/10.56014/jphi.v11i42.401
Kata Kunci
Breast Milk Post SC Preeclampsia ASI Post SC PreeklampsiaAbstrak
Post Partum adalah masa sesudah persalinan dan kelahiran bayi, plasenta, serta selaput yang diperlukan untuk memulihkan kembali organ kandungan seperti sebelum hamil dan waktu kurang lebih 6 minggu. Sectio Caesarea (SC) tindakan persalinan untuk mengeluarkan bayi melalui sayatan pada abdomen dan uterus. Preeklamsia atau yang biasa disebut kehamilan dengan hipertensi, tidak seperti hipertensi pada umumnya tetapi mempunyai kaitan erat dengan angka kesakitan dan kematian yang tinggi baik pada janin maupun ibu. ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi yang tidak ada asupan makanan untuk dapat menggantikan ASI. Subyek dalam studi kasus menggunakan 2 klien yang mengalami ketidakefektifan pemberian ASI di Ruang Ponek RSUD Kota Bekasi. Desain dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis studi deskriptif. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada klien Ny. D & Ny. S adalah pada penelitian ini ditemukan 5 diagnosa yang sama yaitu gangguan rasa nyaman dan nyeri, intoleransi aktivitas, ketidakefektifan pemberian ASI, risiko perfusi perifer tidak efektif dan risiko infeksi. Intervensi diagnosa yang menjadi fokus adalah ketidakefektifan pemberian ASI. Implementasi yang dilakukan pada 2 klien yaitu mengkaji keadaan payudara dan putting klien, melakukan dan ajarkan perawatan payudara dan pijat oksitosin, menganjurkan ibu untuk menyusui bayinya sesering mungkin, melibatkan suami dan keluarga tentang perawatan payudara, melakukan penyuluhan tentang ASI. Evaluasi ke 2 klien sudah teratasi.





