Studi Literatur: Identifikasi Akar Masalah Duplikasi Data Rekam Medis Berbasis Solusi Continuous Improvement

https://doi.org/10.56014/jphi.v13i3.493

Penulis

  • Afrodita Putri Alesca Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Sinta Novratilova Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Aulia Rahmawati Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Dian Nur Afifah Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Clara Indah Ayu Meilan Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Adi Reza Saputra Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Muhammad Junaid Farrukh Department of Clinical Pharmacy, UCSI University, Kuala Lumpur, Malaysia

Kata Kunci

Continuous Improvement Data Duplication PDCA Medical Records Continuous Improvement Duplikasi Data PDCA Rekam Medis

Abstrak

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab duplikasi nomor rekam medis serta mensintesis rekomendasi perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) yang berbasis bukti. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang dilakukan melalui pencarian artikel di Google Scholar pada Juni 2026 dengan kombinasi kata kunci "medical record duplication", "Electronic Medical Records (EMR)", dan "continuous improvement". Artikel yang dipublikasikan pada periode 2022–2026 diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Dari 7.580 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 11 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan pengodean tematik kualitatif serta penilaian kualitas secara naratif. Hasil: Bukti yang diperoleh dikelompokkan ke dalam lima dimensi yang saling berkaitan, yaitu sumber daya manusia, sistem dan teknologi, proses dan Standar Operasional Prosedur (SOP), kebijakan dan tata kelola, serta infrastruktur. Faktor sumber daya manusia merupakan penyebab yang paling sering dilaporkan, sementara keterbatasan sistem, lemahnya prosedur verifikasi identitas pasien, terbatasnya tata kelola, dan gangguan infrastruktur juga berkontribusi terhadap terjadinya pemberian lebih dari satu nomor rekam medis kepada pasien yang sama. Temuan tersebut dipetakan ke dalam strategi perbaikan berkelanjutan yang meliputi Plan-Do-Check-Act (PDCA), Kaizen, data cleansing, dan Master Patient Index (MPI). Kesimpulan: Duplikasi nomor rekam medis merupakan permasalahan multidimensional yang berdampak terhadap keselamatan pasien dan kualitas data. Kerangka perbaikan berkelanjutan yang diusulkan merupakan sintesis berbasis bukti yang dapat membantu fasilitas pelayanan kesehatan dalam mengurangi terjadinya duplikasi baru serta memperkuat pengelolaan identitas pasien. Namun demikian, efektivitasnya masih memerlukan implementasi dan evaluasi lebih lanjut sesuai dengan konteks masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-07-15

Cara Mengutip

Alesca, A. P., Novratilova, S., Rahmawati, A., Nur Afifah, D., Meilan, C. I. A., Saputra, A. R., & Farrukh, M. J. (2026). Studi Literatur: Identifikasi Akar Masalah Duplikasi Data Rekam Medis Berbasis Solusi Continuous Improvement . Jurnal Persada Husada Indonesia, 13(3), 8–19. https://doi.org/10.56014/jphi.v13i3.493

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama