Perancangan Prototipe Konseptual Rekam Medis Elektronik Berbasis Mobile untuk Kedaruratan Bencana di Rumah Sakit Sumber Waras
https://doi.org/10.56014/jphi.v13i3.518
Kata Kunci
disaster emergency electronic medical record mobile application prototype user interface design kedaruratan bencana rekam medis elektronik aplikasi seluler prototipe desain antarmuka penggunaAbstrak
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dokumentasi kegawatdaruratan bencana serta mengembangkan prototipe konseptual rekam medis elektronik berbasis mobile untuk Rumah Sakit Sumber Waras, Cirebon. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif eksploratif dengan satu informan kunci yang dipilih secara purposive, yaitu Kepala Unit Rekam Medis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen. Triangulasi metode dilakukan dengan membandingkan temuan dari ketiga teknik pengumpulan data tersebut. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, kemudian diterjemahkan menjadi kebutuhan fungsional dan nonfungsional serta dikembangkan menjadi prototipe high-fidelity menggunakan Figma dengan pendekatan design thinking. Hasil: Analisis mengidentifikasi kebutuhan sistem yang meliputi registrasi khusus bencana, dokumentasi triase cepat, identifikasi sementara bagi pasien yang belum diketahui identitasnya, pencatatan klinis kegawatdaruratan yang disederhanakan, pencatatan data secara offline, pengendalian akses berbasis peran, pelaporan, serta usulan sinkronisasi dengan sistem informasi rumah sakit. Kebutuhan tersebut diwujudkan dalam prototipe konseptual E-Merge, yang mencakup modul login, dashboard, registrasi pasien bencana, dokumentasi kegawatdaruratan, pencarian pasien, pelaporan, dan peta bencana. Implementasi teknis, pengujian interoperabilitas, serta evaluasi kegunaan oleh tim multidisiplin belum dilakukan. Kesimpulan: E-Merge merupakan desain konseptual awal untuk dokumentasi rekam medis berbasis mobile yang dirancang khusus untuk penanganan kegawatdaruratan bencana. Aspek kegunaan, keamanan, sinkronisasi offline, serta interoperabilitas dengan sistem informasi rumah sakit dan platform SATUSEHAT masih memerlukan pengujian multidisiplin lebih lanjut sebelum sistem dapat diimplementasikan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 STIKES Persada Husada Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





