Pengembangan Dashboard Tableau Interaktif untuk Visualisasi Pola Kunjungan Peserta BPJS di Kota Tasikmalaya Tahun 2024
https://doi.org/10.56014/jphi.v13i3.519
Kata Kunci
BPJS Health interactive dashboard visit patterns data visualization tableau BPJS Keshatan dashboard interaktif pola kunjungan visualisasi data tableauAbstrak
Tujuan Penelitian: Laporan statis dapat membatasi kecepatan interpretasi data pemanfaatan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe dashboard Tableau interaktif guna memvisualisasikan data sampel kunjungan peserta BPJS Kesehatan di Kota Tasikmalaya selama tahun 2024 serta mendeskripsikan pola kunjungan berdasarkan bulan, jenis kelamin, kelompok usia, dan diagnosis. Metodologi: Penelitian kuantitatif deskriptif ini menggunakan data sekunder anonim berupa sampel catatan kunjungan peserta BPJS Kesehatan dari Januari hingga Desember 2024. Persiapan data meliputi pemeriksaan duplikasi, penilaian data yang hilang, standardisasi variabel tanggal dan demografi, serta verifikasi kode diagnosis menggunakan International Classification of Diseases, 10th Revision (ICD-10). Data yang telah dibersihkan kemudian diimpor ke dalam Tableau dan disajikan melalui kartu ringkasan, grafik tren bulanan, visualisasi demografi, grafik diagnosis, dan filter interaktif. Total data pada dashboard diperiksa silang dengan hasil perhitungan deskriptif dari kumpulan data akhir. Hasil: Kumpulan data analisis akhir terdiri atas 889 kunjungan peserta. Dashboard menampilkan pola kunjungan berdasarkan bulan, jenis kelamin, kelompok usia, dan diagnosis. Desember memiliki jumlah kunjungan tertinggi, yaitu 210 kunjungan, sedangkan Januari memiliki jumlah kunjungan terendah, yaitu 39 kunjungan. Peserta perempuan memiliki proporsi kunjungan yang lebih besar dibandingkan peserta laki-laki. Frekuensi kunjungan yang lebih tinggi ditemukan pada kelompok usia produktif tertentu dan kelompok lanjut usia. Demam, yang diklasifikasikan dalam kategori ICD-10 R50, merupakan diagnosis yang paling sering tercatat, yaitu sebanyak 59 kunjungan. Kesimpulan: Prototipe dashboard ini menyediakan penyajian interaktif data sampel kunjungan peserta BPJS Kesehatan dan memfasilitasi eksplorasi deskriptif terhadap pola temporal, demografis, dan diagnostik. Karena dashboard dikembangkan menggunakan data sampel historis dan belum dievaluasi melalui uji kegunaan formal, hasil penelitian ini tidak dapat diinterpretasikan sebagai gambaran seluruh pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan di Kota Tasikmalaya. Pengembangan selanjutnya perlu mencakup pembaruan data secara otomatis, pengujian kegunaan oleh pengguna akhir, serta integrasi dengan data pemanfaatan pelayanan yang lebih lengkap.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 STIKES Persada Husada Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





